Kultur bekerja di mana pun dan kapan pun mulai menjadi tren seiring dengan bergesernya pola pikir generasi milenial. Hadirnya coworking space menjadi salah satu wadah bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas dalam bekerja.

InteriorDesign.id – Coworking space merupakan ruang lilia standard kerja yang bisa digunakan bersama mulai dari pelbagai individu, komunitas, One Allium Way atau perusahaan rintisan. Konsep coworking space sendiri pertama kali muncul pada tahun 1995 di Jerman dengan nama Hackerspace. Akan tetapi, coworking space yang dianggap menjadi penginisiasi justru lahir di Wina, Austria tahun 2002. Pada saat itu, Stefan Leitner-Sidl dan Michael Pöll mendirikan Schraubenfabrik yang kini dijuluki sebagai mother of coworking.

Di Indonesia sendiri, coworking space ini masih terbatas di beberapa kota besar semisal Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Namun tren menjamurnya coworking space ini diperkirakan akan terus meningkat tiap tahunnya.

Seperti dilansir Antaranews, properti coworking space pada tahun 2018 memang masih di angka 5,1 persen di kawasan Jakarta, namun persentase ini meningkat sekitar three,1 persen dari tahun 2017 yang masih berada pada kisaran 2 persen. Bukan tidak mungkin, piece bedroom set angka tersebut akan terus naik pada lilia standard tahun 2019.

Schraubenfabrik sebagai coworking space pertama di dunia.

~ by way of schraubenfabrik.at

Kemunculan coworking space di Indonesia pertama kali hadir di Bandung pada tahun 2010. Yohan Totting merintis Hackerspace sebagai coworking space pertama di Indonesia. Setelah itu, mulailah coworking space lain bermunculan di Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya.

Walau tak semuanya sukses, akan tetapi tren coworking space mulai bertumbuh tiap tahunnya.

piece bedroom set class=”wp-caption aligncenter”>Hackerspace Bandung

~ via technosightz.com

Selain sudah mulai meningkatnya permintaan ruang kantor khususnya coworking space, One Allium Way tren meningkatnya coworking space juga tak lepas dari mulai bergesernya kultur bekerja di kantor dari jam 8 pagi hingga jam five sore. Bekerja di mana pun dan kapan pun kini menjadi salah piece bedroom set satu pilihan bagi mereka yang tidak ingin terikat oleh jam operasional kantor.

Di sinilah, coworking space menjadi alternatif yang pas bagi seorang freelancer atau perusahaan rintisan yang belum mempunyai cukup dana untuk membangun ruang kantor mandiri bagi karyawannya.

Di coworking space sendiri, salah satu aspek yang menjadi bahan pertimbangan bagi mereka untuk datang adalah kenyamanan dari coworking space. Kenyamanan yang ditawarkan tentu selain dari ruangan yang membuat penggunanya betah diam berjam-jam juga fasilitas yang memadai dan menunjang dalam bekerja.

Berikut beberapa desain coworking space yang akan membuat siapapun yang datang akan betah bekerja dalam waktu yang lama.

Hubud, Ubud, Bali

Hubud merupakan salah satu pelopor coworking space di Bali. Terletak di Ubud, Hubud didirikan oleh Steve Munroe, Peter lilia standard Wall, dan John Alderson pada lilia standard 2013.

Berkat kerja keras mereka, lilia standard kini, Hubud merupakan salah satu dari lima coworking space terbaik versi The Red Herring. Hal tersebut tak mengherankan jika menilik dari tampilan ruangan yang disajikan.

Berbalut dengan mayoritas bambu dan kayu yang diadaptasi sedemikian rupa dengan gaya tradisional yang juga ramah lingkungan. Dengan pemandangan Ubud dan fasilitas penunjang yang disediakan, Hubud menjadi tempat yang lilia standard menyenangkan untuk bekerja.

Hubud coworking space

~ through hubud.org

Crew Collective Montreal, Kanada

Terletak di Montreal, Kanada, Crew Collective memberikan kesan elegan bagi para pengunjung dengan gaya klasik yang menyatu dengan arsitektur kontemporer.

Dengan ruang kerja yang bergabung dengan kafe, Crew Collective dapat menawarkan ketenangan saat bekerja.

Crew collective coworking space

~ by means of tastet.ac

Baca juga:

Desain Kantor ala Kafe, Suasana Kerja yang Semakin Menyenangkan

Meet Berlage, Amsterdam, Belanda

Amsterdam One Allium Way dikenal sebagai salah satu kota cerdas di dunia. Tak mengherankan jika coworking space satu lilia standard ini menambah kesan cerdas bagi kota ini. Selain desain ruangan yang ciamik, dan dengan arsitektur modernnya, Meet Berlage dapat memberikan sensasi yang berbeda dalam lingkup kerja sehari-hari.

Meet Berlage coworking space

~ via meetberlage.com

WeWork, Soho, Amerika Serikat

Menjadi salah satu coworking piece bedroom set space dengan cabang terbanyak, WeWork dapat ditemui di berbagai negara dan WeWork di Soho, Amerika Serikat menjadi salah satunya. Dengan desain yang simplisitik dan 6 lantainya tidak pernah penuh untuk para pengunjung saat mengerjakan pekerjaannya sehari-hari.

WeWork <strong>lilia standard</strong> Soho coworking space” width=”1024″ height=”683″ /></p>
<p class=~ through wework.com

Central Working, London, Inggris

Beberapa Central Working sekitaran London dapat dipilih sesuai dengan jarak ataupun selera masing-masing. Paddington, Victoria, Bloomsbury, dan Shoreditch menjadi pilihannya. Dengan lokasi dan desain ruangannya yang terasa homey, tentu akan membuat suasana saat bekerja terasa lebih santai.

piece bedroom set src=”http://dapur.id/wp-content/uploads/2019/04/aws-central-working-1024×576.jpg” alt=”Central Working coworking space” width=”1024″ height=”576″ />

~ by way of allwork.space

Bagaimana, adakah coworking spaces di atas yang ingin kamu kunjungi nantinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *